Selasa, 24 Februari 2015

Al-quran bukan slogan

Al-quran merupakan kitab yang terakhir diturunkan oleh Allah kepada manusia. dalam Al-quran Allah telah memberikan semua yang dibutuhkan oleh makhluknya. segala bentuk kebaikan telah termaktub dalam kitab tersebut yang bertujuan mengantarkan makhluknya kejalan kebaikan yang hakiki. namun, munculnya praktek-praktek korupsi, narkoba, dan hal-hal yang seperti itu merupakan sebuah degradasi bagi umat muslim, yang sejatinya hal itu sangat di murkai oleh Allah. Indonesia yang merupakan penganut umat muslim terbesar di dunia dan mayoritas warganya memeluk Islam sudah seharusnya bebas dari praktek-praktek kotor tersebut. namun kenyataannya 180 derajat sangat terbalik. justru di Indonesia menjadi salah satu lumbung praktek korupsi di Dunia. jika sudah demikan siapa yang salah?. tidak perlu menyaklahkan orang lain sebelum kita membenahi diri kita terlebih dahulu. sebagai seorang yang Muslim, tentu ajaran Islam sangat melarang praktek yang demikian, lalu mengapa umat muslim masih banyak yang melakukannya?. salah satu jawabannya tidak lain karena umat muslim menjadikan buku pedoman sebagai pajangan. ya, Al-quran yang merupakan kitab orang Islam yang memberikan semua solusi masalah tidak pernah di baca apalagi diamalkan. seolah-olah ketika Al-Quran dipajang di rumah sudah cukup bagi orang muslim. ironi bukan, bagaimana bisa memberikan manfaat jikalau manusianya tidak tahu apa maksudnya. sebenarnya tahu saja tidak cukup, tetapi juga harus di amalkan. betapa banyak kita tahu slogan bahwa merokok membahayakan kesehatan, akan tetapi kita tetap saja mengindahkan larangan itu. ketika sudah merasakan akibat buruknya baru kita sadar dan mau menaati peringatan itu. mungkin contoh tersebut dapat mengetuk hati kita bahwa Al-Quran harus di baca dan di amalkan. tentu kita tidak ingin kita sadar sementara waktu untuk bertobat telah ditutup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar